Maladewa Akan Merayakan Hari Pariwisata Sedunia dengan Mengusung Nilai-Nilai Pariwisata
Maladewa berupaya meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai pariwisata di kalangan masyarakat global, dengan turut merayakan Hari Pariwisata Sedunia hari ini, 27 September.
Tema tahun ini, ‘Pariwisata dan Lapangan Kerja: Masa Depan yang Lebih Baik bagi Semua’, dengan jelas menyampaikan peran kunci pariwisata bagi negara dan rakyatnya. Pariwisata menyumbang 28% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Maladewa dan menyerap sekitar 25.000 pekerja lokal.
Sebuah pameran kerja yang berfokus pada pariwisata dan menyasar kaum muda akan diselenggarakan di Malé pada tanggal 27 dan 28 September, dan akan menawarkan peluang kerja baru bagi mereka yang tertarik pada sektor ini, berkat meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi Maladewa (Data tahun 2018 melaporkan hampir 1,4 juta pengunjung, dan jumlahnya diperkirakan akan jauh lebih banyak pada tahun 2019).
Pada 1 Oktober, peletakan batu pertama pusat pariwisata akan dilakukan di Pulau Angolhitheem, Atol Raa. Pusat tersebut akan mempromosikan dan memberikan saran untuk meningkatkan pariwisata tradisional dan penginapan di negara ini.
Selain meningkatkan pendapatan negara, arus pengunjung yang terus meningkat juga berarti perlu diambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan menjaga lingkungan yang aman, di mana para pengunjung dapat menikmati masa tinggal yang menyenangkan dan tanpa kekhawatiran. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada keamanan wisatawan untuk memastikan Maladewa tetap menjadi tempat yang damai bagi para pengunjung.
Untuk merayakan Hari Pariwisata Sedunia 2019, pemerintah Maladewa telah meluncurkan beberapa kegiatan, termasuk partisipasi wisatawan dan penduduk setempat, yang disponsori oleh banyak resor, pulau, dan merek ternama.
Bokkura Race adalah salah satunya: baik pria maupun wanita akan berpartisipasi dalam lomba ini menggunakan perahu dayung tradisional dengan tempat duduk tetap.
Selain itu, dalam sebuah acara di laguna Baros Maldives, 500 penyelam bebas akan menyelam secara bersamaan untuk memecahkan rekor dunia untuk ‘Jumlah orang terbanyak yang menyelam bebas secara bersamaan’, yang ditetapkan pada tahun 2009 oleh Italia dengan 280 penyelam bebas. Pada hari yang sama, juga akan ada upaya untuk membentuk ‘lingkaran manusia terbesar’ di sekitar Malé.
Acara-acara perayaan Hari Pariwisata Sedunia akan ditutup dengan konferensi yang membahas pariwisata dan cara mengembangkan sektor penting ini, serta dengan makan malam Gala Resmi di Paradise Island Resort and Spa.